Desa Dungusiku
Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut - 32
Administrator | 28 Oktober 2026 | 13 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
28 Oktober 2026
13 Kali Dibaca
GAMBARAN UMUM DESA
Sejarah Desa Dungusiku
Menurut riwayat sesepuh Desa Dungusiku menerangkan bahwa: Pada zaman Kedaleman Sumedang Wilayah Garut termasuk Kedaleaman Sumedang, pada waktu itu masyarakat Garut yang di pinpin / dutai oleh Mbah Aub meminta / protes ke kedaleman Sumedang untuk menjadikan wilayah Garut menjadi Kabupaten / terpisah dari Kedaleman Sumedang , akibat dari protes atau permintaan ini mengakibatkan terjadinya perselisihan antara Kedaleman Sumedang dengan Warga Garut yang di pinpin oleh Mbah Aud, sehingga terjadilah peperangan dan memunculkan nama tempat yang dijadikan ajang pertempuran.
Adapun tempat tersebut adalah sebagai berikut:
- Kampung Ciperang sebagai tempat perang
- Kampung Pasir Guling sebagai tempat perang yang mengakibatkan banyak kuda- kuda yang berjatuhan / tiguling
- Kampung Jaringao tempat pengepungan musuh waktu perang yang menggunakan jaring
- Kampung Karahkal tempat musyawarah pada waktu perang
- Kampung Sarkanjut tempat pusaka untuk perang yang memakai endong / wadah yang terkenal dengan nama Kanjut Kundang
- Kampung Panunggangan tempat kumpulnya para kuda / terminal kuda- kuda untuk berperang yang berkumpul di panunggangan
Dan sampai sekarang nama - nama tersebut diatas menjadi wilayah/ kampung yang ada di Desa Dungusiku / wilayah yang ada di Garut.
Akhirnya peperangan pun di menangkan oleh pihak Garut dan terbentuklah kabupaten Garut yang berlokasi di Limbangan (sebelah utara kabupaten Garut ) dan akhirnya terbentuklah Desa Dungusiku yang paling pertama desa di kabupaten garut, yang di pimpin pertama kali oleh K.H Ahmad Tohir, kemudian dilanjutkan ke bapak Raden Jaya Dikara pada tahun 1881 dan pada waktu itu Desa Dungusiku mempunyai wilayah sangat luas, dan masyarakat meminta untuk membagi 2 (Dua) wilayah, lalu mengadakan musyawarah besar di balai Desa Dungusiku dan akhirnya sepakat untuk di mekarkan.
Sehingga pada tahun 1987 sewaktu dikepalai oleh Kepala Desa Bapak Ading, Desa Dungusiku mengalami pemekaran dan terbentuklah Desa baru yang lokasinya sebelah barat Desa Dungusiku yaitu Desa Tambaksari dan berlangsung sampai sekarang.
Sekilas Sejarah Keunikan/ Mitos Desa Dungusiku
- Sejarah Eyang Sura selaku Pendiri Situ Sarkanjut
Eyang Sura berasal dari wilayah Cianjur merupakan Camat, orang tua beliau Rd. Marta Adilaya, beliau datang ke Desa Dungusiku untuk mengasingkan diri sehubungan beliau tidak mau di pinta upeti oleh belanda dan kemudian beliau bumen-bumen dan mendirikan Situ atau / Waduk yang terkenal sampai sekarang yaitu Situ Sarkanjut.
- Sejarah Situ Sarkanjut
Desa Dungusiku memiliki sebuah Situ/ Danau yang bernama Situ Sarkanjut seluas 2,5 Ha Situ Sarkanjut memiliki nilai sejarah yang cukup unik dan sakral, Pendiri Situ ini adalah Bapak / Eyang Sura yang merupakan tokoh jaman dulu, maksud tujuan dari pembuatan situ tersebut adalah hanya semata-mata untuk kepentingan masyarakat Desa Dungusiku dengan tujuan untuk mengairi lahan pertanian dan perikanan. Dewasa ini situ sarkanjut tersebut banyak dilirik oleh beberapa insvektor karena memiliki daya tarik sebagai destinasi desa wisata, selain keunikannya situ sarkanjut pun memiliki keindahan alam yang dapat menarik para pengunjung untuk menikmati dan sekedar duduk santai di situ sarkanjut, bahkan tak jarang ada pengujung yang sengaja datang hanya untuk makan-makan di area situ sarkanjut.
- Sejarah keunikan Kampung Panunggangan
Kp Panunggangan RW 04 dan RW 05 yang lokasi sebelah timur Desa Dungusiku, di Kampung itu rumah penduduk pintunya tidak ada yang menghadap ke sebelah utara, dan ada yang pernah membuat pintu ke sebelah utara terjadilah hal-hal yang jelek terhadap keluarga tersebut, konon menurut cerita sesepuh bahwa dulunya pernah Jawara Kp Panunggangan Desa Dungusiku (Garut) namanya Eyang Sungsang dengan Camat Sumedang mengadu ayam dan karena keduanya sakti, Jawara Sumedang mengganti ayamnya tersebut dengan batu sehingga ayamnya susah dikalahkan, maka jawara dari Dungusiku pun heran dan ternyata setelah menerawang ayam orang Sumedang tersebut ternyata bukan ayam tetapi batu, maka marahlah Jawara dari Desa Dungusiku ( Garut ) tersebut dan dia berkata, “ saya cadu ngadu Ayam deui jeng Urang Sumedang “Dan sampai sekarang pintu rumah pun tidak ada yang menghadap ke sebelah Utara (Sumedang)……….
(Wallohu Alam Kebenarannya Hanya ALLOH lah yang tahu).
Adapun orang yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Dungusiku adalah:
Nama Kepala Desa dari masa kemasa
|
No. |
Tahun Menjabat |
Nama Kepala Desa |
|
1 |
1891-1921 |
H TAHIR |
|
2 |
1921-1929 |
JAYA DIKARA |
|
3 |
1929-1937 |
HAMIJI |
|
4 |
1937-1945 |
SOMAWISASTRA |
|
5 |
1945-1946 |
OMOY |
|
6 |
1946-1949 |
BANA |
|
7 |
1949-1952 |
IDI |
|
8 |
1952-1953 |
SUTA |
|
9 |
1953-1961 |
KOMAR |
|
10 |
1961-1964 |
SOMA AMRIA |
|
11 |
1964-1965 |
IYU YAHYA |
|
12 |
1965-1972 |
KARNO SUKMADI |
|
13 |
1972-1978 |
AMAS |
|
14 |
1978-1979 |
OMON SUDARMAN |
|
15 |
1979-1980 |
EMUH |
|
16 |
1980-1988 |
ADING |
|
17 |
1988-1996 |
ERO |
|
18 |
1996-2004 |
AZIS SOFYAN |
|
19 |
2004-2009 |
NANANG OIM |
|
20 |
2009-2015 |
AZIS SOFYAN |
|
21 |
2015-2021 |
YOYOH |
|
22 |
2021-2029 |
KARNO |
|
No. |
Tahun |
Nama |
Keberhasilan |
|
1 |
1891-1921 |
JAYA DIKARA |
Mendapatkan Bintang Perak dari keberhasilan pajak |
|
2 |
1921-1929 |
H TAHIR |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
3 |
1929-1937 |
HAMIJI |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
4 |
1937-1945 |
SOMAWISASTRA |
Membeli Carik Dua tempat dari hasil Lumbung Bang Desa |
|
5 |
1945-1946 |
OMOY |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
6 |
1946-1949 |
BANA |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
7 |
1949-1952 |
IDI |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
8 |
1952-1953 |
SUTA |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
9 |
1953-1961 |
KOMAR |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
10 |
1961-1964 |
SOMA AMRIA |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
11 |
1964-1965 |
IYU YAHYA |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
12 |
1965-1972 |
KARNO SUKMADI |
Melayani kebutuhan Masyarakat |
|
13 |
1972-1978 |
AMAS |
Pembuatan Lapang sepak bola dan sekarang berubah jasi Smp. Pengelolaan Saluran Irigasi (air) Pembuatan Pabrik sabun Gandu Pembangunan Heleran Perataan Tanah untuk Sekolah Dasar Infres |
|
14 |
1978-1979 |
OMON SUDARMAN |
Melayani kebutuhan Masyarakat Pejabat |
|
15 |
1979-1980 |
EMUH
|
Melayani kebutuhan Masyarakat Pejabat |
|
16 |
1980-1988 |
ADING
|
Pembangunan Gedung Olah Raga sekaligus gedung musyawarah. Pembangunan SMP Pembangunan Irigasi Sukarame. Pemekaran Desa Dungusiku menjadi 2 Desa yaitu Desa dungusiku dan Desa Tambaksari tahun 1987
|
|
17 |
1988-1996 |
ERO
|
Melanjutkan pembangunan kembali saluran Irigasi Sukarame Melanjutkan Pembangunan Gedung Aula/Gedung Musyawarah
|
|
18 |
1996-2004 |
AZIS SOFYAN
|
Kirmir Situ. Rehab desa/keramik. Pengerasan dan Pengaspalan Jalan Desa 700 M Melanjutkan kembali Pembangunan Saluran Irigasi Sukarame Pengerukan Situ Desa Dungusiku
|
|
19 |
2004-2009 |
NANANG OIM
|
Rehab Atap Aula. Paping blok Halaman Desa. Rehab Atap Kantor Desa/genting. Pembangunan kamar mandi. Penembokan kirmir Irigasi karahkal. Pelebaran Kantor Desa. Pembangunan Puskesdes Pengaspalan Jln Desa Skj –Babakan Desa
|
|
20
|
2009-2015
|
AZIS SOFYAN
|
Pelebaran Jalan Setapak Kp Panunggangan ke Kuburan. 200 m Pelebaran jalan Desa dari panunggangan ke Nenggeng. 600 m Pengaspalan dan Rabat beton jalan Desa lokasi SKJ ke Nenggeng. 600 m Kirmir, pengerasan dan pengaspalan jalan lingkungan dari rw 08 ke Rw 09. 270 m Pengerasan dan pengaspalan Jalan Impres Ke Cicadas. 550 m Rehab depan Aula Desa. Pembangunan gedung Paud. 1 lokal + peralatan Pemeluran Jalan Lingkungan Rw 01. 250 m TPT Irigasi Skj –Panunggangan 601 m
|
|
21 |
2015-2021 |
YOYOH
|
1. Renopasi Kantor Desa 2. Pengaspalan dan TPT Jalan Lingkungan Rw 09 3. Rabat beton Jln desa Panunggangan – Nenggeng 4. TPT Situ Sarkanjut 5. Pembangunan MI di RW 07 6. Pengerukan dan TPT Situ Sarkanjut 7. Rabat Beton Jalan Desa 8. Pembangunan Bumdes 9. TPT Irigasi Tersier SKJ- Situ 10. Pembangunan MCK Desa 11. Rabat Beton jalan Desa Lanjutan 12. Pembangunan TPT Situ Sarkanjut 13. Pemeluran jalan Lingkungan Tiap RW 14. Pembangunan Gedung Bumdes 15. Perlengkapan Puskesdes, PAUD dan Bumdes 16. Renopasi kantor Desa Lanjutan 17. Pemb Rabat Beton dan TPT Jalan desa 18. Pem TPT Saluran Irigasi Situ – Cireungas 19. Renopasi Gedung Kesenian /Peny Masyarakat 20. Pemb Rabat Beton dan TPT Jalan Lingkungan RW 09 21. Pemb. Rabat Beton Jalan Batas Desa, panjang 40 meter 22. Pemb. Rabat Jalan Kp. Panunggangan RW 04-05, panjang 950 meter 23. Pemb. Rabat Jalan Lingkungan RW 02 24. Pemb. Rabat Jalan Lingkungan RW 03, Babakan Desa 25. Pembangunan Gedung Posyandu + Mabeler Posyandu Intan, RW 09 26. Pembangunan Gedung Posyandu + Mabeler Posyandu Kecubung RW 06 27. Pembangunan Gedung Posyandu Merah Delima RW 10 28. Pembangunan Conblok Situ Sarkanjut 180 Meter 29. Pembangunan TPT Jalan Desa Kp. Panunggangan RW 05 30. Pemb. Drainase Jalan Desa Kp. Panunggangan RW 04 31. Pembangunan Rabat Jalan Lingkungan RW 08 – 09 32. Pemagaran Lingkungan Kantor Desa 33. Renopasi Kantor Desa 34. Pembangunan Talang Irigasi Sukarame – Sarkanjut Panjang 50 Meter 35. Pembangunan TPT jalan Lingkungan Kp. Panunggangan – Andir Panjang 450 Meter 36. Pembangunan Sumur Bor 37. Pembangunan Lanjutan Paping Blok Situ Sarkanjut Panjang 180 Meter. 38. Pembangunan Pemagaran TPU Kp. Panunggangan 39. Pembangunan Drainase Jalan Kp. Panunggangan RW 04 40. Pembangunan Irigasi Kp. Babakan Desa – Panunggangan 41. Pembangunan Irigasi Blok 15 kp. Panunggangan. |
|
|
2021-2029 |
KARNO |
1. Pembangunan Talang Irigasi Sukarame 2. Pembangunan irigasi karahkal 3. Pembangunan TPT irigasi Blok 16 4. Pembangunan Jalan Sarkanjut – Babakan Desa 5. Pembangunan Paving blok situ sarkanjut 6. Pembangunan absah di SD 3 7. Pembangunan lapang parkir situ 8. Pembangunan Rehab Gedung PAUD 9. Pembangunan Posyandu Karahkal 10. Pembangunan Posyandu Mutiara 11. Pembangunan Irigasi Blok Situ Sarkanjut 12. Pembangunan irigasi kubang 13. Pembangunan irigasi andir 14. Pembangunan irigasi panunggangan 15. Pembangunan kantor BPD 16. Pembangunan tenda sosoangan 17. Pembangunan kolam renang 18. Renovasi Gedung Poskesdes 19. Pelebaran Jalan Desa Sarkanjut-Bbk. Desa 20. Pembangunan Hotmix Jalan Desa 21. Pembangunan Irigasi Kp. Panunggangan 22. Pembangunan Jalan Desa Kp. Panunggangan – Nenggeng 23. Pembangunan Irigasi Kebon Jeruk 24. Pembangunan TPT Panunggangan 25. Pembangunan Home Stay 26. Pembangunan Gapura Situ SKJ. |
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
2277
Populasi
2194
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
4471
2277
Laki-laki
2194
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
4471
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
KARNO, SH
Sekretaris
ENISA
KAUS KEUANGAN
Widianti
KAUR TATA USAHA DAN UMUM
RENI HERMAWATI
KAUR PERENCANAAN
Deden Usep Nurdin
KASI PELAYANAN
YUDA SANTOSO
KASI KESEJAHTERAAN
SURYANA
KASI PEMERINTAHAN
YADI MULYADI
KEPALA DUSUN 1
DODI SUKMANA
KEPALA DUSUN 2
Deni Permana
KEPALA DUSUN 3
Susi Tarlina
Desa Dungusiku
Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Menu Kategori
Arsip Artikel
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Media Sosial
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 11,648 |
| Kemarin | : | 15,999 |
| Total | : | 27,900 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar